Jika

In: Computers and Technology

Submitted By mursalhakim
Words 3695
Pages 15
Daftar Isi Halaman Judul i Kata Pengantar ii Daftar Isi iii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Rumusan Masalah 2 1.3 Tujuan Penulisan 3 1.4 Manfaat Penulisan 3 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Narkoba 4 2.2 Tiga Sifat Jahat Narkoba 6 2.3 Dampak yang timbul akibat penyalahgunaan narkoba 6 BAB III METODE PENULISAN 3.1 Jenis Penulisan 9 3.2 Teknik dan Prosedur Penulisan 10 3.3 Jenis Data dan Analisis 10 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Generasi Muda dan Narkoba 11 4.2 Upaya Penyelamatan Generasi Muda dari Narkoba 11 4.3 Upaya Penanggulangan dan Pencegahan dari Narkoba 13 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan 18 5.2 Saran 18 Daftar Pustaka 19

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Salah satu hal yang sejak dulu menjadi permasalahan dalam masyarakat dan membutuhkan perhatian khusus adalah penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Pada awalnya penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang terbatas pada dunia kedokteran namun belakangan terjadi penyimpangan fungsi dan penggunaannya tidak lagi terbatas pada dunia kedokteran. Penggunaan berbagai macam jenis obat dan zat adiktif atau yang biasa disebut narkoba dewasa ini cukup meningkat terutama di kalangan generasi muda. Morfin dan obat-obat sejenis yang semula dipergunakan sebagai obat penawar rasa sakit, sejak lama sudah mulai disalahgunakan. Orang-orang sehat pun tidak sedikit yang mengkonsumsi obat-obatan ini. Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang diakui banyak kalangan menjadi ancaman yang berbahaya bagi bangsa Indonesia.
Berdasarkan survey nasional penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap 13.710 responden yang terdiri dari pelajar SLTP, SLTA dan mahasiswa pada tahun 2013 diperoleh data bahwa dalam setahun…...

Similar Documents

Persediaan

...Habis Pakai * Ruang/Poliklinik/Instalasi 11. Melakukan pencatatan Persediaan BHP Medis 12. Jika Persediaan Bahan Medis Habis Pakai telah habis; 2) Mengajukan permintaan persediaan ke Gudang Farmasi * Gudang Farmasi 1. Menerima permintaan persediaan dari Ruang/ Poliklinik/ Instalasi 2. Jika Persediaan ada; 1) Input data distribusi persediaan dalam SIM RS 2) Cetak form nota pengeluaran rangkap 2, lembar 1 untuk penerima barang, lembar ke 2 diarsip bagian gudang farmasi berdasarkan tanggal 3) Mencatat persediaan di Kartu Barang, arsip berdasarkan nama 4) Selesai 3. Jika Persediaan habis; 5) Membuat nota order material 6) Otorisasi nota order rangkap 3 oleh kepala gudang farmasi, lembar 1 diarsip kepada kepala instalasi, lembar 2 diarsip kepala sub bag sunprog dan lembar ke 3 diarsip oleh sub bag keuangan 7) Membuat Surat Pesanan (SP) kepada supplier yang telah ditunjuk 8) Menerima barang persediaan dari supplier 9) Meneliti kesesuaian antara barang yang dipesan dengan barang yang diterima; (i) Jika tidak sesuai kembalikan ke supplier untuk ditukarkan dengan barang yang sesuai. (ii) Jika sesuai, arsip surat pesanan dan input data persediaan ke SIM RS 10) Input data distribusi......

Words: 615 - Pages: 3

Zumwald Ag

... Zumwald AG Zumwald AG adalah perusahaan yang memproduksi dan menjual sistem pencitraan diagnostik medis dan peralatan test biomedical dan instrumen-instrumen lainnya. Perusahaan yang terdiri dari 6 divisi operasi ini memiliki total pendapatan pertahun sedikitnya lebih dari € 3 miliyar. Zumwald dijalankan dengan dasar desentralisasi yang sangat kuat, setiap manajer memiliki wewenang yang kuat. Manejer dari setiap divisinya diberikan kewenangan jika performance mereka sesuai dengan perencanaan. Kinerja mereka dievaluasi dan bonus manajemen diberikan atas dasar pencapaian setiap masing-masing divisi dari budgeted target untuk return on invested capital (ROIC) dan pertumbuhan penjualan. Meskipun sebagian perusahaan terintegrasi secara vertikal, manajer divisi diperolehkan untuk menyediakan komponen mereka dari supplier luar. Permasalahan terjadi di 3 divisi perusahaan yaitu : the Imaging Systems Divisions (ISD) yang menjual complex ultrasound dan magnetic resonance imaging system, the Heidelberg Division (Heidelberg) yang menjual monitor yang beresolusi tinggi, graphics controllers dan display subsystem, dan the Electronic Components Division (ECD) yang menjual applikasi yang mengintegrasikan secara spesifik circuits dan sub perakitan. ISD mendesign sebuah ultrasound imaging system yang disebut sistem X73. Teknisi Heidelberg turut berpartisipasi dalam mendesign X73 tetapi Heidelberg menanggung full cost dari waktu yang karyawan habiskan dalam proyek ini. Untuk material system......

Words: 1176 - Pages: 5

Mimpi

...Mimpi-mimpi ngeri: Jangan khuatir jika anda bermimpi ngeri. Mimpi-mimpi begitu biasanya hanya membesar-besarkan situasi yang anda sedang alami atau sesuatu kejadian yang akan berlaku. Mimpi ngeri biasanya mencerminkan sesuatu yang ada kena-mengena dengan situasi di masa lampau/masa kini atau bakal kejadian tersebut akan terjadi. Malah oleh kerana anda sudah ditunjukkan adanya situasi/kejadian yang negatif tersebut dalam mimpi anda maka kesannya tidak akan menjadi begitu kuat bagi anda. Sudah tentu elemen kejutan itu akan lebih kurang. Jadi janganlah anda risau jika mimpi ngeri anda itu sangat menakutkan. ___________________________________________________________________________ Atabah / Tafsir Mimpi / m.s 6 dari108 A Abu Jika anda bermimpi tersembur dan atauu kena abu dalam hidung hingga seolah-olah tidak bisa bernafas menandakan didalam pekerjaan anda saat ini sedang ada yang tidak beres. Adinda Jika anda bermimpi menemui atau ditemui oleh kekasih (adinda) anda menandakan Anda akan dikaruniai pekerjan mulia dan tinggi. Adegan Jika anda bermimpi menonton adegan lucu, dan pertunjukan jenaka menandakan bahwa anda akan memperoleh suatu keuntungan yang baik dalam pekerjaan. Ajar Jika anda bermimpi diajar oleh orang terutama guru atau orang tua menandakan ada Suatu kehormatan yang akan diperoleh. Admiral Jika anda bermimpi bertemu dengan seorang/banyak admiral berarti hidup usaha (dagang) anda dan dikehidupan sosial sangatlah maju. Dan jika seorang......

Words: 29184 - Pages: 117

Contoh Soal Perhitungan Modal Bprs

...A. Berapa modal minimal yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan mendirikan: 1. BPRS di Yogyakarta 2. BPR di Surabaya 3. BPR di Bogor 4. BPR di Palangkaraya 5. BPRS di Palembang 6. BPR di Bali JAWAB: Modal minimal yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan mendirikan: 1. BPRS di Yogyakarta : Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) 2. BPR di Surabaya : Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) 3. BPR di Bogor : Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) 4. BPR di Palangkaraya : Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) 5. BPRS di Palembang : Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) 6. BPR di Bali : Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) B. Berapa modal tambahan yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan membuka kantor cabang BPRS yang baru; 1. di Tangerang dengan modal awal disetor Rp. 3 milyar 2. di Yogyakarta jika modal awal disetor Rp. 2 milyar 3. di Semarang jika modal awal disetor Rp.6 milyar JAWAB: Modal tambahan yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan membuka kantor cabang BPRS yang baru: 1. di Tangerang dengan modal awal disetor Rp. 3 milyar tambahan modal disetor = minimal 25% X persyaratan modal pendirian BPRS = 25% x 2.000.000.000 = 500.000.000 Jadi tambahan modal yang harus disetor Tuan Wijaya jika akan membuka kantor cabang BPRS yang baru di Tangerang adalah minimal Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah) 2. di Yogyakarta jika modal awal disetor Rp. 2 milyar tambahan modal disetor = minimal 25% X......

Words: 354 - Pages: 2

Emergency

...penyempurnaan. BHD sangat bermanfaat bagi penyelamatan kehidupan mengingat dengan pemberian sirkulasi dan napas buatan secara sederhana, BHD memberikan asupan oksigen dan sirkulasi darah ke sistem tubuh terutama organ yang sangat vital dan sensitif terhadap kekurangan oksigen seperti otak dan jantung. Berhentinya sirkulasi beberapa detik sampai beberapa menit, asupan oksigen ke dalam otak terhenti, terjadi hipoksia otak yang yang mengakibatkan kemampuan koordinasi otak untuk menggerakkan organ otonom menjadi terganggu, seperti gerakan denyut jantung dan pernapasan. Penyelamatan ini akan sangat bermanfaat jika dilakukan sesegera mungkin dan sebaik mungkin. Lebih baik ditolong, walupun tidak sempurna daripada dibiarkan tanpa pertolongan. Pada saat henti napas, kandungan oksigen dalam darah masih tersedia sedikit, jantung masih mampu mensirkulasikannya ke dalam organ penting, terutama otak, jika pada situasi diberi bantuan pernapasan, kebutuhan jantung akan oksigen untuk metabolisme tersedia dan henti jantung dapat dicegah. Keterlambatan BHD 1 menit 3 menit 10 menit Peluang Keberhasilan (Hidup) 98 dari 100 korban 50 dari 100 korban 1 dari 100 korban Kasus-kasus penyebab terjadinya henti jantung dan henti napas dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan pada siapa saja. Contoh kasusnya antara lain adalah tenggelam, stroke, obstruksi jalan napas, menghirup asap, kercunan obat, tersengat listrik, tercekik, trauma, MCI (myocardial infarction) atau gagal jantung, dan masih banyak......

Words: 1685 - Pages: 7

Etika Bisni

...dialami pada bulan Oktober 2010 dan Maret 2011 sebelum akhirnya dia ditemukan tewas di kantor Citibank. Karena merasa tidak mampu membayar, Irzen Octa sebelumnya telah menawarkan beberapa solusi terhadap pihak Citibank seperti menjadi kurir sukarela dan menawarkan agar kasusnya dibawa ke meja hijau, tetapi pihak  Citibank tetap bersikeras agar Irzen membayar hutang-hutangnya. Pelanggaran Prinsip dasar etika bisnis pada: RELATIVISM: jika dilihat dari sudut pandang korban seharusnya kejadian seperti ini dapat dihindari jika saja seseorang memahami antara kebutuhan dengan kemampuan dirinya, jika merasa kemampuan untuk  memenuhi kewajibannya kecil, maka lebih baik jangan melakukan segala bentuk transaksi yang bersifat hutang. Jika dilihat dari sudut pandang citybank seyogyanya pihak kreditur pasti selalu melakukan analisa kelayakan dari calon debitur sebelum memberikan piutang. Jika sampai debitur lalai dalam memenuhi kewajibannya, penagihan dapat dilakukan sesuai dengan prosedur standar yang telah dibuat oleh perusahaan dan jika masih belum ditemukan solusi atau jalan keluarnya maka dapat diproses secara hukum sesuai peraturan yang berlaku dan tidak melakukan tindakan sepihak yang tidak hanya merugikan pihak debitur tetapi juga pihak bank itu sendiri. UNIVERSALISM: Perilaku seperti ini seharusnya dapat dihindari yang dapat dirasakan secara umum bahwa memberikan perlakuan yang kasar, melakukan terror dan bahkan sampai merenggut nyawa seseorang bukan lah sesuatu......

Words: 411 - Pages: 2

Ellastisitas Harga Permintaan

...sebagai persentase perubahan kuantitas yang dimina dibagi persentase perubahan harga. Permintaan atas suatu barang dikatakan elastiS jika kuantitas yang diminta berubah secara substansial akibat perubahanharganya. Sebaliknya, permintaan dikatakan tidak elastiS atau inelastic jika kuantitas yang diminta hanya sedikit berubah akibat adanya perubahan harga. Faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan: 1) Ketersediaan substitusi Barang-barang yang substitusinya banyak cenderung memiiki permintaan yang elastic, karenakonsumenmudah meninggalkannya untuk berganti ke barangsubstitusi tersebut. Sebagai contoh, margarine dan mentega mudah dipertukarkan. Karena itu jika hargamentega naik, sedangkan harga margarine tetap, konsumen akan menggani konsumsi menteganya dengan margarine sehingga permintaan mentega pun turun derastis. Sebaliknya karena telur adalah makanan tanpa barang substitusi, permintaan atas telur mungkin lebih inelastis disbanding permintaanmentega. 2) Pokok tidaknya suatu barang Peermintaan atas barang-barang kebutuhan pokok umumnya inelastic, sedangkan permintaan atas barang-barang mewah lazimnya elastis. Karena itu, walaupun ongkos dokter melonjak, permintaan atas jasa dokter tidak akan merosost derastis. Mungkin, kita hanya akan mengurangi frekuensi kunjungan ke dokter, tidak sesering sebelumnya. Sebaliknya, jika harga perahu layar melonjak, maka kuantitas yang diminta atas barang tersebut akan turn secaradramatis. Alasannya,......

Words: 781 - Pages: 4

1972 Act

...Acara 119. 120. 121. Kaedah Achara. Kaedah-kaedah mengenai pelaksanaan tugas-tugas hakim peguam. Memberi pertimbangan terhadap kesalahan-kesalahan. Mengesah, Menyemak dan Mengkaji semula Pembicaraan-pembicaraan Mahkamah Tentera 122. 123. 124. 125. 126. 127. 128. 129. Mengesahkan pembicaraan-pembicaraanmahkamah tentera. Rayuan terhadap keputusan atau hukuman. Menyemak keputusan-keputusan mahkamah tentera. Kuasa pegawai pengesah. Pegawai-pegawai pengesah. Kelulusan serta pengesahan dikehendaki bagi hukuman-hukuman bunuh yang tertentu. Mengulangkaji keputusan dan hukuman mahkamah tentera. Menimbangkan semula hukuman-hukuman penjara dan tahanan. Mengulangkaji Keputusan Terus Award 130. Mengulangkaji keputusan terus dan award. 131. Peruntukan jika yang di tuduh didapati gila. Kecualian bagi Tugas-Tugas Ketua Hakim Peguam 132. Kecualian bagi tugas-tugas Hakim Peguam. 4 Akta Angkatan Tentera 1972 (Pindaan 1996) Permulaan, Penggantungan dan Tempuh Hukuman 133. 134. 135. Permulaan Hukuman. Tempoh hukuman-hukuman penjara dan tahanan. Penggantungan hukuman-hukuman. Melaksanakan Hukuman-hukuman Bunuh, Hukuman Penjara dan Tahanan 136. 137. 138. 139. 140. 141. 142. Melaksanakan hukuman-hukuman bunuh. Kaedah-kaedah Penjaraan dan Tahanan. Peruntukan-peruntukan khas mengenal penjara awam dan Persekutuan. Peruntukan –peruntukan khas mengenai penjara awam dan Persekutuan. Negeri di mana hukuman penjara atau tahanan hendak dijalani. Menerima buat sementara orang-orang dalam......

Words: 51020 - Pages: 205

Islam Written Stone

...RasululLah telah lalu tujuh ratus dua. Muka kedua 1. Keluarga di Benua jauh kan 2. Datang berikan.keempat orang berpiutang. 3. Jangan mengambil....(a)mbilhilangkanemas. 4. Kelima derma barang orang....(mar)dika. 5. Jangan mengmbil tugas buat temasnya. 6. Jika ia ambil hilangkan emas.Keenam derma barang. 7. Orang berbuat bala cara laki-laki perempuan satitah. 8. Dewata Mulia Raya jika merdeka bujang palu. 9. Seratus ratun jika merdeka beristeri. 10. Atawa perempuan bersuami ditanam hinggakan. 11. Pinggang dihambalang dengan batu matikan. 12. Jika inkar (bala cara) hambalang jika anak mandalika..... Muka ketiga 1. Bujang dandanya sepuluh tengan tiga jika ia......... 2. Menteri Bujang dandanya tujuh tahil se (paha).... 3. Tengah tiga, jika tetua bujang dandanya lima (tahil.... 4. Tujuh tahil sepaha masuk bandara, jika O (rang)..... 5. Merdeka. Ketujuh derma barang perempuaan hendaak.......... 6. Tiada dapat bersuami, jika ia berbuat balabicara.............. Muka keempat 1. ..........tiada benar dendanya setahil sepaha kesembilan derma. 2. ..........Seri Paduka Tuhan (Tuan) siapa tiada harta dendanya. 3. ..........Ke sepuluh derma jika anakku, atawa pemaainku atawa cucuku atawa keluarga ku atawa anak. 4. ..........tamra ini segala isi tamra barang siapa tiada menurut tamra ini laknat Dewata Mulia raya. 5. ...........di jadikan Dewata Mulia Raya bagi yang langgar acara tamra ini....

Words: 694 - Pages: 3

Properti Investasi

...pendek dalam kegiatan sehari-hari  Tanah yang dikuasai saat ini yang penggunaannya belum ditentukan  Bangunan yang dimiliki melalui sewa pembiayaan dan disewakan kepada pihak lain melalui satu atau lebih sewa operasi  Bangunan yang belum terpakai tetapi tersedia untuk disewakan kepada pihak lain melalui satu atau lebih sewa operasi Contoh bukan properti investasi: (Par. 9)  Properti yang dimaksud untuk dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari atau sedang dalam proses pembangunan untuk dijual (PSAK 14 – Persediaan)  Properti yang digunkan sendiri (PSAK 16 – Aset Tetap)  Properti yang disewakan kepada entitas lain dengan cara sewa pembiayaan PENGAKUAN (RECOGNITION) (Par. 16) Properti investasi diakui sebagai asset jika dan hanya jika :  Besar kemungkinan manfaat ekonomik masa depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan  Biaya perolehan properti investasi dapat diukur secara andal. PENGUKURAN (MEASUREMENT) Properti investasi diukur sebesar biaya perolehan. Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut. (Par. 20) Biaya perolehan properti investasi yang dibeli meliputi harga pembelian dan setiap pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung. Termasuk biaya yang diatribusikan secara langsung :  Biaya jasa hukum  Pajak penjualan  Biaya transaksi lainnya (Par. 21) Tidak termasuk biaya perolehan :  Biaya perintisan  Kerugian perintisan (kecuali biaya yang diperlukan untuk membawa properti......

Words: 4632 - Pages: 19

Ffff

...penerimaan barang atau pengeluaran barang jika transaksinya memang belum terjadi. o) Transaksi AG: pastikan sudah selesai. Jika barang masih dalam perjalanan tidak akan masalah, karena nilai opname dibandingkan ke nilai stok gudang. p) Pengembalian Pinjaman: semua barang pinjaman harus kembali. Jika tidak kembali, langsung dibuatkan nota jual senilai pinjaman q) Scrab: segera selesaikan dan pisahkan fisik jika sudah di acc 11. Jika belum di ACC, maka harus tetap di hitung sebagai barang opname.Jika proses ini sudah selesai, maka tahap persiapan selesai. Menunggu hari pelaksanaan 11) Pada hari pelaksaan, Update stok awal opname berdasarkan stok akhir transaksi arus barang. setelah stok awal opname terbentuk, transaksi barang keluar dan masuk harus berhenti sama sekali sampai dengan hasil opname di transfer sebagai stok awal transaksi. Jika anda masih ingin bertarnsaksi pada hari pelaksanaan opname, sebaiknya opname tahunan dibatalkan. Karena, hasil opname menjadi tidak akurat. | Stok Opname - Tahunan 3 | Penjelasan | Panitia opname 00 | Stok 11 | | Update hasil Opname Selesai Tidak Ya F E Hitung fisik Catat FRO Selisih? F Distribusi Form Transfer hasil opname BASO Update hasil Opname Selesai Tidak Ya F E Hitung fisik Catat FRO Selisih? F Distribusi Form Transfer hasil opname BASO | 12) Pada hari pelaksaan, Pengawas area distribusi FO ke 1/ 2/ 3 (jika hitung 1, gunakan FO rangkap ke 1, jika hitung 2, gunakan FO rangkap ke......

Words: 2433 - Pages: 10

Kebijakan Deviden

...Gordon dan John Litner. Dasar pemikirannya adalah bahwa investor umumnya menghindari resiko, dan deviden yang diperoleh sekarang mempunyai resiko yang lebih kecil daripada deviden yang diterima di masa yang akan datang. Pembayaran deviden sekarang dipercaya dapat mengurangi ketidakpastian investor. Sebaliknya, jika dikurangi atau tidak dibayarkan, tingkat ketidakpastian investor akan meningkat dan menyebabkan peningkatan pengembalian yang diinginkan serta mengurangi nilai saham. Dalam praktek, tindakan manajer cenderung menunjang kepercayaan bahwa kebijakan deviden mempengaruhi nilai saham, karenanya sesuai dengan teori relevansi deviden, maka setiap perusahaan harus mengemangkan kebijakan deviden untuk memenuhi sasaran dari pemilik dan memaksimalkan kekayaan yang dicerminkan dengan harga saham perusahaan. Argumen terakhir tentang kebijakan deviden adalah yang mengatakan bahwa deviden yang rendah yang akan meningkatkan nilai perusahaan. Variable pajak dan floation cost mendasari argumen tersebut. Di negara tertentu, seperti Amerika Serikat, pajak untuk capital gain lebih rendah dibandingkan pajak untuk deviden. Disamping itu, pajak atas capital gain akan efektik jika capital gain tersebut direalisir (dijual). Dengan kata lain, pajak efektif atas capital gain dapat ditunda, sedangkan pajak untuk deviden akan dibayarkan pada saat deviden diterima. Berdasarkan argumen tersebut, deviden seharusnya dibayar rendah, karena akan menghemat pajak. Perusahaan disarankan untuk......

Words: 9947 - Pages: 40

Abortion

...padah. Jika hendak mendapat karma yang baik, maka perlulah mematuhi lima rukun moral agama Buddha (Panca Sila) iaitu jangan membunuh, jangan mencuri, jangan berzina, jangan berbohong, dan jangan mengambil dadah atau arak yang boleh mengelirukan akal. Pengguguran bayi ialah salah satu kesalahan yang serius dalam peraturan atau rukun agama Buddha, kerana salah satu nilai dari lima rukun moral agama Buddha (Panca Sila) ialah jangan membunuh, dan dalam agama Buddha, pengguguran adalah sama dengan membunuh. Menurut ajaran Buddha, lima syarat-syarat mesti hadir untuk membentuk suatu perbuatan membunuh: 1. perkara yang dibunuh mesti menjadi makhluk yang hidup 2. anda, pembunuh, mesti tahu atau sedar bahawa ia adalah makhluk yang hidup 3. anda mesti mempunyai niat untuk membunuh 4. mesti ada satu usaha untuk membunuh 5. Akhirnya, dibunuh kerana tindakan itu Terdapat kes-kes yang di mana tidak mempunyai pengguguran boleh menyebabkan kelahiran kanak-kanak dengan keadaan perubatan yang menyebabkan ia menderita. Tradisional pemikiran Buddha tidak berurusan dengan kes-kes ini, tetapi ia telah dibahaskan oleh sesetengah penganut Buddha bahawa jika kanak-kanak itu akan cacat dengan begitu teruk bahawa ia akan menjalani kesengsaraan, pengguguran dibenarkan.Dalai Lama telah berkata: "Sudah tentu, keguguran, dari sudut pandangan agama Buddha, adalah suatu perbuatan membunuh dan negatif, umumnya. Tetapi ia bergantung pada keadaan. Jika......

Words: 495 - Pages: 2

Finance

...Restrukturisasi & Kebangkrutan Definisi yang pasti mengenai istilah-istilah tersebut sulit dirumuskan. Pengertian kebangkrutan sendiri bisa dilihat dari pendekatan aliran dan pendekatan stock. Dengan pendekatan stock, perusahaan bisa dinyatakan bangkrut jika total kewajiban melebihi total aktiva. Jika perusahaan mempunyai hutang Rp. 1 milyar, sedangkan total asetnya hanya Rp. 500 juta, maka perusahaan tersebut sudah bisa dinyatakan bangkrut. Dengan pendekatan aliran, perusahaan akan bangkrut jika tidak bisa menghasilkan aliran kas yang cukup. Dari sudut pandang stock, perusahaan bisa dinyatakan bangkrut meskipun mungkin masih menghasilkan aliran kas yang cukup, atau mempunyai prospek yang baik di masa mendatang. 1. Penyebab Kesulitan Keuangan. Penyebab kesulitan keuangan dan kebangkrutan cukup bervariasi. Jenis industri sendiri mempengaruhi penyebab kegagalan usaha. Ada sektor usaha yang relatif mudah dikerjakan, ada yang sulit. Kegagalam bisnis juga bervariasi tergantung umur usaha. 2. Alternatif Perbaikan Kesulitan Keuangan. Jika perusahaan mencapai tahap tidak solvabel, pada dasarnya ada dua pilihan, yaitu likuidasi (kebangrkutan) atau reorganisasi. Likuidasi jika nilai likuidasi lebih besar dibandingkan nilai perusahaan kalau diteruskan. Reorganisasi kalau perusahaan masih menunjukkan prospek yang baik, sehingga nilai perusahaan kalau diteruskan lebih besar dibandingkan dengan nilai perusahaan kalau dilikuidasi. Pemecahan Secara Formal. Dilakukan apabila......

Words: 1786 - Pages: 8

Hanif Mandiratmaja

...dibentuk menurut aturan sbb : •  Setiap proposisi, yaitu suatu simbol kebenaran atau simbol proposisional, adalah suatu kalimat. •  Jika P suatu kalimat, maka begitu juga negasinya, yaitu (not P) •  Jika P dan Q kalimat, maka begitu juga konjungsinya, yaitu (P and Q) Kalimat •  Jika P dan Q kalimat, maka begitu juga disjungsinya yaitu (P or Q) •  Jika P dan Q kalimat, maka begitu juga implikasinya yaitu (if P then Q) dimana P disebut anteseden dan Q disebut konsekuen •  Jika P dan Q kalimat, maka begitu juga bi-implikasi nya/ ekuivalensinya, yaitu : (P if and only if Q) •  Kalimat majemuk adalah kalimat yang dibentuk dari satu atau lebih dari satu kalimat tunggal. Notasi Bhs. Inggris Bhs. Indonesia Konvensional And Dan ∧ atau & Or Atau ∨ Not Tidak ∼ Atau ¬ If-then Jika-maka ⊃ atau → If-and only-if Jika dan hanya jika ≡ atau ↔ Notasi Bhs. Inggris Bhs. Indonesia Konvensional NAnd Tidak Dan atau ↑ NOr TIdak Atau ↓ XOr Exclusive Or ⊕ Atau ≠ Contoh Kalimat Proposisi •  Premis : Anda belajar rajin. •  Premis : Anda lulus ujian. •  Premis : Anda senang. Bentuk proposisi •  P : Anda belajar rajin. •  Q : Anda lulus ujian. •  R : Anda senang. Contoh Kalimat Proposisi Bentuk argumen •  Jika P, maka Q •  Jika Q, maka R •  Jika P, maka R Interpretasi •  Merupakan langkah penentuan benar atau salah untuk sekumpulan simbol-simbol proposisional. • ......

Words: 662 - Pages: 3

Průměrňákovi | En première ligne | Comédie