Kasus Mistine

In: Business and Management

Submitted By ChristineMS
Words 402
Pages 2
1. Apa permbangan SWOT utama dalam upaya Misne untuk melanjutkan pertumbuhan dan dominasi di pasar Thailand?Kekuatan - Semua produk mereka dalam 5 kategori mereka benar-benar diuji oleh FDA. pengembalian dana penuh yang ditawarkan jika pelanggan dak puas. penjualan yang kuat bahkan selama resesi global melalui pembelian diarahkan. Mereka memiliki sistem perekrutan yang fantass kerja dari laki-laki dan perempuan.Kelemahan - AVON memiliki kehadiran utama di negara-negara dunia 1 seper Amerika Serikat di mana Misne dak memiliki dekat kehadiran. Amerika biasanya gauge dalam keberhasilan di negara dunia. Ini mengarahkan sebagian besar penjualan langsung ke arah satu jenis budaya.Peluang - Misne dapat memperluas bisnisnya lebih ke arah luar menuju pasar lebih Eropa dan pasar barat yang memiliki banyak tanah untuk menebus vs AVON.Ancaman - Persaingan datang dari Avon, Gi9arine, dan Amway.2. Bagaimana bisa lebih baik Way tetap di atas di Thailand sementara itu terlihat untuk memperluas internasional?Cara yang lebih baik dapat terus fokus pada ekspor mereka, mengingat mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik mendapatkan ekspor ke negara-negara lain selama kemerosotan ekonomi untuk kekurangan uang tunai orang di seluruh dunia. slogan iklan mereka "Misne sini!" Akan terus bekerja di pasar baru karena itu ide yang sama tentang apa IKEA dak di pasar baru. Ini menggambarkan produk yang Anda m ay selalu ingin tetapi dak pernah memiliki kesempatan untuk mendapatkan sebelum sampai sekarang.3. Apa inisiaf pemasaran spesi:k yang akan Anda rekomendasikan selama lima tahun ke depan?Selama 5 tahun ke depan, saya sarankan mengatasi pasar baru dalam budaya baru keka mencoba untuk memperluas pesan dari produk mereka. Iklan menuju ceruk pasar hanya bekerja untuk beberapa penjualan yang panjang dan langsung adalah cara yang bagus untuk menjual produk Anda jika dilakukan dengan…...

Similar Documents

Mistine Case

...Mistine: Direct Selling in the Thai Cosmetics Market Question 1: What are the major SWOT considerations in Mistine’s attempt to continue its growth and dominance in the Thai Market? Strengths | Weakness | Opportunity | Threat | Being leader in the Thai market | High turnover rate among salespeople | Growth of direct selling market | Many powerful competitors | Wide product range | Female-oriented brand image | Good relationship with neighbors | Political situations in the countries where the company does business | Customer satisfaction | Thinks as lower-income product | | Length of the selling period | Product testing | In terms of strengths, the company has the advantage of being the market leader, although they are not the first mover, AVON does, they enjoy being the leader in the Thai direct selling cosmetics market. In addition to that, offering different kind of products including; body care, make up, personal care, fragrance and skin care, have the opportunity to attack more people. In my opinion the most key strength here is; customer satisfaction. Not just because it is the key to every successful business but also they do it so right. They offer a change or refund in case of dissatisfaction. This is a huge deal for customers’ eyes, showing that how much you trust your products. Another element that increases customer satisfaction is product testing. The company produces all of its products under international quality standards and......

Words: 613 - Pages: 3

Kasus Korupsi Simulator Sim

...I. PENDAHULUAN Kasus korupsi mengenai pengadaan simulator SIM yang terjadi dalam Polri merupakan kasus yang terjadi sejak bulan April 2012, dan hingga saat ini penyelesaiannya masih belum tuntas walau pihak terkait sudah menahan beberapa tersangka dan menyelidiki beberapa pihak yang dicurigai. Kasus ini menjadi menarik bagi penulis karena bila dirunut secara singkat, kasus ini merupakan sebuah kasus korupsi sederhana yang menurut penulis bisa diselesaikan dalam kurun waktu yang lumayan singkat. Namun pada kenyataan dilapangan, kasus ini menjadi sangat dramatis karena ketidakmurnian kepentingan. Artinya adalah, kasus ini tidak selesai dengan cepat karena ditunggangi banyak kepentingan. Secara hukum, kasus ini sederhana, dimana diketahui apa penyebabnya, apa yang dipermasalahkan, siapa pelakunya, semuanya terungkap dan seharusnya secara hukum kasus ini bisa terselesaikan secara cepat. Namun dengan adanya 2 pihak yang sebelumnya bekerjasama dalam satu payung, yaitu polri dan KPK, memiliki kepentingan tersendiri dengan mengatasnamakan kepentingan institusinya, kasus ini menjadi rumit. Lalu selanjutnya, penulis akan membahas secara menyeluruh mengenai kasus ini. Mulai dari penyebab awal, kronologi, para tersangka, hingga solusi yang bisa ditawarkan untuk kasus ini sebagai pihak akademisi. Dan penulis juga akan membuat analisa tentang potensi kerugian dan kecurangan lain yang bisa timbul dari kasus dan proses perkembangannya serta pencegahan yang bisa dilakukan. Adanya......

Words: 2332 - Pages: 10

Mistine

...MISTINE: DIRECT SELLING IN THE THAI COSMETICS MARKET 1. What are the major SWOT considerations in Mistine’s attempt to continue its growth and dominance in the Thai market? Strengths – All of their products in their 5 categories are thoroughly tested by the FDA. Full refunds are offered if customers are unsatisfied. Strong sales even during the global recession through directed buying. They have a fantastic recruiting system of employment of both men and women. Weakness – AVON has a major presence in 1st world countries like the United States where Mistine doesn’t have near the presence. America is usually the gauge in success on the world state. It directs most of its direct sales toward one type of culture. Opportunities – Mistine can expands its business further outwards toward more European markets and the western markets which it has a lot of ground to make up for versus AVON. Threats – Competition coming from Avon, Giffarine, and Amway. 2. How can Better Way stay on top in Thailand while it looks to expand internationally? Better Way can continue to focus on their exports, seeing as they did such an excellent job getting exports to other countries during the economic downturn to cash strapped people around the world. Their advertising slogan of “Mistine is here!” Will continue to work in new markets because it’s a similar idea of what IKEA does in new markets. It portrays a product that you m ay have always wanted but never had the chance to get before until......

Words: 438 - Pages: 2

Mph Studi Kasus

...keuntungan yang kedua apakah pemilik yang lama akan tetap mengontrol perusahaan tersbut. Hal tersebut sangatlah penting untuk dipertimbankan. 5. Level Kelima Transfer Tax Minimization. Dalam hal ini pemilik harus melakukan transfer pajak seminim mungkin kepawa pewaris supaya tidak menambah beban kepada pemilik barunya dan memudahkannya untuk pengembangan bisnisnya. Kesimpulan Jika Family business succession plan ini berjalan dengan baik ini akan memudahkan perusahaan dalam melakukan trasisi kepada keluarga pemiliknya untuk isu – isu terkait dengan matinya sebuah bisnis keluarga melewati generasi berikutnya tidaklah masalah karena di perusahaan – perusahaan Asia banyak yang dapat bertahan sampai ke 40 lebih generasinya, mungkin dalam kasus ini hanya melihat dari sisi perusahaan barat yang berbeda dengan budaya asia tetapi jika dapat melakukan Planning tersebut dengan baik maka mungkin untuk melanjutkan perusahaan. Dalam pengambilan atau penentuan planning tersebut pemilik juga harus melakukan perundingan dengan anggota keluarganya terlebih dahulu, karena mereka juga menjadi masa depan perusahaan itu. Waktu yang tepat biasanya saat melakukan liburan bersama – sama. Hal tersebut terkadang cukup lah sulit dilakukan karena setiap angota keluarga memiliki anggapan yang berbeda – beda serta pemikiran yang berbeda – beda, jika semua masalah tersebut dapat terpenuhi serta Planning tersebut dapat diimplementasikan dengan sangat baik maka pemilik, karyawan dan anggota keluarga......

Words: 936 - Pages: 4

Kasus Materialitas

...PENGAUDITAN I KASUS MATERIALITAS OLEH KELOMPOK 9 NI LUH LEMI SUSHMITA DEVI 1206305091 LUH YULISKAYANI 1206305098 LUH WULAN PERMATASARI 1206305163 PUTU AYU AGNES VERIANA 1206305178 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS UDAYANA 2014 KASUS 7-31 Berikut ini adalah enam situasi yang melibatkan model risiko audit sebagaimana digunakan untuk perencanaan persyaratan bukti audit dalam audit persediaan. SituasiRisiko123456Risiko audit yang dapat diterimaTinggiRendahTinggiRendahTinggiSedangRisiko bawaanTinggiRendahRendahTinggiSedangSedangRisiko pengendalianRendahTinggiRendahTinggiSedangSedangRisiko deteksi yang direncanakan−−−−−−Bukti direncanakan−−−−−− Diminta : Jelaskan arti rendah, sedang, tinggi untuk setiap empat risiko dan bukti direncanakan. Isi bagian kosong untuk risiko deteksi direncanakan dan bukti direncanakan menggunakan istilah rendah, sedang, atau tinggi Jelaskan dampak dari bukti direncanakan (meningkat atau menurun) dari mengubah setiap lima factor berikut ini, ketiga hal lainnya tetap tidak berubah. Sebuah peningkatan dalam risiko audit yang diterima Sebuah peningkatan dalam risiko pengendalian Sebuah peningkatan dalam risiko deteksi direncanakan Sebuah peningkatan dalam risiko bawaan Sebuah peningkatan dalam risiko bawaan dan sebuah penurunan dalam risiko pengendalian dengan jumlah yang sama. Jawab : Semakin kecil risiko bawaan dan risiko pengendalian yang diyakini oleh auditor, semakin besar risiko deteksi yang......

Words: 579 - Pages: 3

Mistine: Direct Selling in the Thai Cosmetics Market

...Based on the SWOT analysis provided in the case, what are the two or three factors that Mistine should stress in its strategic planning as it looks to continue its growth and dominance in the Thai market? How can Mistine match its strengths with its market opportunities to create competitive advantage moving forward? After having analyzed the information about Mistine’s domestic market, there are several problems that need to be managed including a high employee turnover rate, limited channels of distribution, and an increased competition in the industry. Employee turnover: The rate of salesperson turnover at Mistine is about 200%, which is very high. The reason is due to several reasons. Most of Mistine’s salespersons sell the products as their second job aside from their full time job, which leads a low sense of belonging to the company. In In order to create this sense of belonging, it is necessary for the company to construct a good employee relationship to make them feel that Mistine is a part of their life. The program can include beauty training for every salesperson across the country and distribute free samples so that they are able to recommend the products to their customers. Distribution channel: The products are only available to the customer through a salesperson, which limits the accessibility of the product for those who do not know any salesperson but are interested in Mistine and know the products through mass media. This fact opens the opportunity to......

Words: 739 - Pages: 3

Mistine Case Study

...attempt to continue its growth and dominance in the Thai market? Answer. Strength The strength of Mistine is it leads the Thai direct selling cosmetic market since 2007. Mistine not only serve a wide variety of quality products but also at affordable prices. Every product will be inspected and tested before being delivered to the warehouse. These ensure the quality and standard of the product. Every Mistine product comes with a satisfaction guarantee that if any reason a customer is not satisfied with their purchase, Mistine will replace the product or offer a full refund without condition. Not only that, Mistine also uses TV advertisement campaign to create awareness among the people in Thailand about Mistine’s product. Weakness The weakness of this company is the high turnover rate among the salespeople which is at 200 percent. Most of them sell Mistine product as a second job or part time job. Most of Mistine product are for women so it is hard for the company to expand their product to target the men’s market. Not only that, a lot of people perceived Mistine’s product is a low quality product and for lower income people because of the price range. The success of Mistine depends mostly on the salespeople, it could be a possible weakness in the future if competition among the direct-selling companies increases or the power of labor unions get high. Opportunity Mistine has an opportunity to increaseits sales because it is reported that direct selling market grow......

Words: 811 - Pages: 4

Kasus Telkom

...KASUS TELKOM KAP EDDY PIANTO VS PWC Eddy Pianto Simon. Di kalangan auditor, namanya belum seterkenal Hans Tuanakota, Hendrawinata, atau Hadi Sutanto. Sejak awal Juni lalu, nama Eddy Pianto mencuat bersamaan dengan penolakan SEC (Securities and Exchange Commission), Bapepam Amerika Serikat terhadap Laporan Keuangan (LK) 2002 PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). “Saya sering dengar namanya, tetapi saya belum pernah bertemu. Saya tidak kenal dia. Teman-teman, saat saya tanya juga, mengaku tidak kenal,” kata seorang auditor senior yang sudah malang-melintang dalam bisnis audit di Indonesia selama 30 tahun lebih. Eddy Pianto memiliki KAP yang bermarkas di Muara Karang, Jakarta. Salah seorang stafnya mengatakan, jumlah karyawan KAP Eddy Pianto ada cuma 15 orang. “Semuanya auditor,” katanya. Dengan jumlah tenaga audit segitu, KAP ini memiliki banyak pekerjaan audit. Diantaranya adalah PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, (INKP). Kedua perusahaan ini listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Tetapi TLKM adalah perusahaan yang dual listing, baik di BEJ maupun di New York Stock Exchange (NYSE), yang aturannya jauh lebih rumit ketimbang aturan di bursa Indonesia. Selain itu, BUMN telekomunikasi itu termasuk besar dari segi aset dan market capitalization, memiliki kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan pendapatan utama berasal dari pulsa yang dicatat secara computerize. “Hebat. KAP Eddy Pianto bisa menerima pekerjaan......

Words: 3510 - Pages: 15

Mistine

...matrix Mistine needs something new to boost their profits and revenues again. As we know Mistine has a very limited line of products. So in order for Mistine to gain more revenues they can use Ansoff matrix. Ansoff matrix has four dimensions which is market penetration strategies, product development strategies, market development strategies and also diversification strategies. As for Mistine they can used the product development strategies and also diversification strategies. Product development strategies are we produced a new product for the current markets. It’s like we make some product improvements, product – line extensions or new products for the same market. Mistine is producing a beauty product line so by using these strategies they can produce a new product extension which is a natural cosmetics line. They can produce new cosmetics products with a 100% organic and no chemical in it. A natural cosmetic line can be successful if they produced the right thing like Body shop everyone knows that most of the products are 100% organic. This can attract the health conscious people to buy the products as the world is now moving into healthy lifestyle so they would also want a healthy and natural cosmetic product. This can attract customers to buy the products and also this can attract new customers to buy Mistine products. This strategy can helped Mistine in their product line extensions which are producing a natural cosmetics line. The next strategies are Mistine can......

Words: 604 - Pages: 3

Studi Kasus Virtual Team

...BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kasus Sifat dari team untuk masa kini berbeda dengan kondisi di masa lalu dimana team selalu bekerja bertatap muka dalam satu tempat kerja yang disepakati. Saat ini telah banyak organisasi bisnis yang mendistribusikan produknya secara internasional dan melakukan kerjasama dalam memproses produk dalam skala internasional dengan lokasi yang berbeda-beda di berbagai negara dalam pengerjaan komponennya. Seperti dalam kasus “Building a Stealth Fighter with virtual teams”, dimana ada kontraktor pertahanan, Lockheed Martin, mendapatkan mega proyek untuk membuat model baru pesawat siluman. Dalam rencana pengerjaannya, lebih dari 80 pemasok akan bekerja di 187 lokasi diseluruh dunia untuk mendesain dan membangun komponen-komponen dari pesawat tempur siluman ini. 75 anggota grup teknologi di divisi aeronautics milik Lockhed akan menghubungkan pemasok bersama dengan angkatan udara, laut, dan darat amerika serikat, menuju departemen pertahanan inggris untuk memantau perkembangan dan melakukan perubahan produksi dan desain ditengah-tengah proses jika diperlukan. Secara keseluruhan, individu-individu bekerja pada lebih dari 40.000 pusat komputer yang akan bekerja sama untuk bisa menghasilkan pesawat terbang siluman hanya dalam kurun waktu 4 tahun. Inilah salah satu contoh model virtual teams dimana team bekerja bekerja baik dalam skala nasional maupun internasional. Mereka menggunakan teknologi dalam berkomunikasi seperti menggunakan...

Words: 2101 - Pages: 9

Jawaban Kasus Livent

...Pertanyaan dan Jawaban Kasus 1. Identifikasikanlah factor risiko bawaan umum di dalam perusahaan yang terlibat dalam industri hiburan terhadap auditor independen mereka! Risiko bawaan umum yang ada pada Livent, Inc. sebagai berikut: a. Terdapat beberapa pejabat di perusahaan Livent terutama akuntansi merupakan mantan partner auditor Livent dan tentunya ini mempengaruhi pada setiap tindakan dan independensinya. b. Sudah tertanam sejak dari awal suatu perilaku curang pada pimpinan dari Livent itu sendiri yang tentunya akan berimbas pada semua keputusan yang diambil. c. Industri hiburan ini termasuk industri yang resikonya tinggi atau high risk. 2. Buatlah daftar dan deskripsikan prosedur audit yang spesifik yang tidak akan digunakan dalam perikatan audit biasa, namun diperlukan dalam audit terhadap perusahaan yang terlibat dalam produksi hiburan, seperti Livent. Prosedur audit yang diperlukan dalam mengaudit perusahaan bidang produksi hiburan yaitu: a. Memeriksa hasil notulen atau berita acara rapat perusahaan b. Melakukan review terhadap arus kas perusahaan dengan menelusuri laporan bank yang digunakan perusahaan c. Menentukan dan mengidentifikasi pihak ketiga yang mungkin ada pada perusahaan d. Melakukan tinjauan selanjutnya terhadap transaksi yang signifikan atau penting 3. Bandingkan dan bedakan tanggungjawab antara partner audit di KAP besar dengan CFO perusahaan publik terkemuka. Partner audit......

Words: 1215 - Pages: 5

Kasus Pharmor

...ember). Akun ini akan membawa bahan hilang selama setahun dan untuk menghindari deteksi akan dilemparkan kembali ke toko individual akhir tahun di bawah berbagai galanya deskripsi. Coopers tidak menemukan rekening ember atau transfer kembali ke toko. ([130]) Dalam membaca kasus; dengan asumsi Coopers 'tidak di pada penipuan dan kita harus tahu pengetahuan bahwa mereka, satu-satunya hal yang tersisa untuk menyimpulkan bahwa orang-orang Phar-Mor mampu membaca Coopers' pikiran orang. Mereka tampaknya tahu apa Coopers akan memeriksa dan memastikan bahwa barang-barang yang disimpan Kosher; di sisi lain, akuntan luar melewatkan penipuan persediaan besar, yang mencapai keterlaluan proporsi. Apapun Coopers tidak atau tidak lakukan, sekali lagi tampaknya tidak menjadi masalah. Baik adalah Ini dan masalah apakah orang-orang Phar-Mor memiliki beberapa "rasa ketiga" atau bahkan beberapa telah menyarankan, bahwa mereka tidak dari planet ini, Coopers, polos dan hanya melewatkan penipuan persediaan yang super besar dan itu adalah bahwa . Dengan semua uang yang diambil, Penggugat logis berpendapat bahwa Coopers menatap penipuan di wajah dan berbalik cek lainnya. Tidak ada bukti yang pernah menunjukkan bahwa menjadi kasus, tetapi ditemukan bahwa produk kerja Coopers dalam banyak hal secara substansial mengobati. Kami akan kesalahan Coopers, jika kita menerima pernyataan mereka bahwa mereka tidak pernah melihat entri palsu, atau tidak akan pernah kembali sebuah re-memeriksa catatan......

Words: 7146 - Pages: 29

Kasus Pt Aam

...TELAAH KINERJA KEUANGAN: PT ANEKA ANDALAN MASSA (PT AAM)* *) Kasus ini berdasarkan kasus bisnis nyata, berdasarkan kesepakatan dengan direksi maka semua nama baik perorangan maupun perusahaan dalam kasus ini disamarkan Prolog Berkembangnya permintaan laser cutting di dunia usaha, membuat Bp. Teddry selaku owner memikirkan untuk menambah mesin laser perusahaannya. Hal ini karena adanya pemikiran untuk mengurangi idle time para konsumennya, mengurangi melimpahkan orderan ke pihak supplier lain yang pada akhirnya dapat menjadi ancaman buat perusahaan. Bp. Teddry berencana mengambil mesin dengan cara berhutang. Mesin laser cutting Trumpf Germany, Trulaser 3030 yang akan di ambil Bp. Teddry adalah mesin yang dijual oleh perusahaan Jerman sehingga Bp. Teddry merasa perlu melakukan feasible study terlebih dulu apakah memutuskan pinjam di bank lokal ataukah menerima tawaran leasing perusahaan di Jerman. Langkah awal yang dilakukan Bp. Teddry adalah melakukan analisis kondisi keuangangannya untuk mengetahui kemampuan utangnya. Hal ini penting karena pinjaman dalam bentuk EURO. Risiko fluktuasi EURO juga akan mengakibatkan exposure terhadap aliran cash pembayaran utangnya. Lampiran 1 dan 2 menunjukkan laporan neraca dan rugi-laba dari PT AAM. Apakah PT AAM termasuk perusahaan yang sehat kondisi finansialnya? Kemampuan utang perusahaan menjadi salah satu isu yang mengangkat struktur modal dari perusahaan. Adapun struktur modal dari PT AAM selama ini tidak pernah ...

Words: 2374 - Pages: 10

Kasus Monopoli Pln

...D. DEFINE THE PROBLEM/S Fakta penting yang terdapat dalam kasus monopoli PT.PLN ini adalah bahwa PT.PLN sebagai satu-satunya perusahaan listrik yang bergerak dalam bidang pengadaan listrik nasional sekaligus pendistribusinya, seharusnya mampu memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat dan mendistribusikannya secara merata. Stakeholders yang menjadi kunci pada kasus PT.PLN ini dapat dilihat pada ilustrasi berikut : Pemerintah Karyawan Pemegang Saham Konsumen Komunitas PT. PLN Dari iluatrasi bagan diatas, PT.PLN mempunyai tanggung jawab baik secara finansial maupun moral kepada pihak-pihak yang bersangkutan seperti kepada konsumennya yang merupakan professional interest, kemudian pada para pemegang saham yang dapat berupa professional dan personal interest, para karyawan pun mempunyai professional interest terhadap perusahaan, serta komunitas yaitu masyarakat luas dan pemerintah sebagai penguasa yang memiliki professional interest terhadap PT.PLN Masalah inti yang membutuhkan keputusan dalam kasus monopoli PT.PLN ini adalah bahwa PT.PLN memonopoli penentuan harga listrik yang harus dibayar masyarakat walaupun sekarang ini sudah ada 27 independent power producer di Indonesia. Yang kedua, kerugian yang dirasakan masyarakat ketika PT.PLN melakukan pemadaman listrik secara bergiliran di berbagai wilayah termasuk Jakarta dan sekitarnya, selama periode 11-25 Juli 2008 dengan alasan defisit daya listrik yang semakin parah. Kedua masalah ini berdampak sistemik pada......

Words: 522 - Pages: 3

Analisis Kasus Zumwald Ag

...Analisis kasus Perhitungan contribution margin dari tiap calon supplier ISD : Item Heidelberg Bogardus Display Tech Price X73 340000 340000 340000 Direct Material 140000 120000 100500 Other Component 72000 72000 72000 Conversion Cost - Variable Overhead 27000 27000 27000 - Fixed Cost 117000 117000 117000 Total Costs 356000 336000 316500 Contribution Margin (16000) 4000 23500 Dari perhitungan ini, ISD memilih Display Tech karena memberikan contribution margin terbesar. Memilih Heidelberg akan membuat contribution margin dari ISD negatif. Untuk Heidelberg, seharusnya bidding price yang tepat adalah : Item Heidelberg Current bid Competitive bid Direct Material 21600* 21600* Conversion Cost - Variable Overhead 28400 28400 - Fixed Cost 55000 Total Costs 105000 50000 Mark up (33%) 35000 16500 Harga yang ditawarkan 140000 66500 Fixed cost untuk membayar tenaga kerja tidak relevan untuk diperhitungkan, karena bagaimanapun Heidelberg harus tetap membayarnya. Karena kapasitas yang digunakan baru 70% maka tidak ada opportunity cost yang diperhitungkan. Agar Heidelberg mendapat profit yang positif, Heidelberg boleh menetapkan mark up yang pantas. * Direct materials disuplai oleh ECD yang dihitung dari full manufacturing costs 18000 x 120% ada 2 perhitungan apabila Heidelberg yang memenangkan bidding: - dengan harga penawaran yang sekarang Item ISD Heidelberg ECD Total Price X73 dan komponen 340000 140000 21600 ...

Words: 316 - Pages: 2

Gotowe na wszystko / Desper... | honeywell wireless sensor | Antikspielzeug